Salju

Senin, 30 Januari 2012

Lirik lagu

Nikita Willy feat Oscar Mahendra - Pantas Untukku

Tak pernah terbayangkan

Merasakan sebuah getaran baru

Dan tak akan kuinginkan merasuki

Ikatan yang tlah sejalan

Tapi maafkan yang kali ini


Aku tau kamu yang lebih dulu

Tapi ku juga mau dekat sepertimu

Dekat dekat dengannya karna ku juga suka

Sama dirinya yang belum bersama

Siapa siapa….


Ternyata kau tak suka dengan

Semua gaya dan tingkah lakumu

Mestinya kau relakan dirinya

Memang hanya pantas untukku

Pergi saja jangan ganggu lagi


Aku tau kamu yang lebih dulu

Tapi ku juga mau dekat sepertimu

Dekat dekat dengannya karna ku juga suka

Sama dirinya yang belum bersama

Siapa siapa….


Aku tau kamu yang lebih dulu

Tapi ku juga mau dekat sepertimu

Dekat dekat dengannya karna ku juga suka

Sama dirinya yang belum bersama


Aku tau kamu yang lebih dulu

Tapi ku juga mau dekat sepertimu

Dekat dekat dengannya karna ku juga suka

Sama dirinya yang belum bersama


Aku tau (kau pun tau)

Kamu yang lebih dulu (lebih dulu)

Dekat dengannya ohhh….

Siapa siapa…

Sekelumit Kecil Cerita dari Jalanan


“Dia tidak ingin hidup seperti ini, namun apa daya takdirnya begini”.
“Dia tidak ingin mengemis, karena dia tahu dia masih mampu mengais”.
Mungkin kalimat di atas terasa begitu kasar maknanya, namun itulah kenyataan kondisi anak jalanan. Hampir setiap hari terlihat anak jalanan mengamen di jalan-jalan, dari yang baik-baik meminta duit dari para pendengarnya hingga yang dengan kasar dan meminta duit sambil memegang sebuah silet tajam. Betapa beratnya kehidupan seorang anak jalanan, mereka sudah harus merasakan kerasnya hidup. Bukan hanya karena polusi udara dan resiko tertabrak angkot saja, tapi jalanan mempunyai aturan sendiri yang sangat keras. Bagi kita, mungkin sangat tidak manusiawi. Tapi itulah jalanan. Mereka tidak sekolah, tidur di kolong-kolong jembatan, mencari uang di jalanan, dan makan apa adanya. Diusia yang sangat dini, mereka berusaha mencari nafkah sendiri agar bisa tetap bertahan dari kerasnya kehidupan yang mereka hadapi, hanya satu yang mereka takutkan yaitu Satpol PP, Satpol PP yang lebih menakutkan dari Kapolri yang berpangkat Jenderal sekalipun.
Sekilas jalanan menjadi sebuah alternatif pembebasan bagi mereka dari belenggu kehidupan. Sekolah dan kehidupan normal ditinggalkan untuk menikmati alam kebebasan yang minim rambu-rambu larangan. Jalanan seakan fatamorgana yang sangat menjanjikan bagi pembebasan diri.
Ternyata bayangan indah tentang jalanan sangat bertolak belakang dengan realitas yang sebenarnya. Jalanan memiliki aturan hidup yang jauh lebih keras dibandingkan kehidupan di rumah.
· Apakah kamu tahu, mereka harus bangun jam berapa ? supaya mereka dapat kardus dan botol air mineral bekas yang banyak, biar tidak rebutan dengan yang lain.
· Apakah kamu tahu, kalau mereka pernah tidak makan nasi selama tiga hari ?
· Apakah kamu tahu, kalau mereka sampai sekarang tidak punya akte lahir ? katanya bikin Akte lahir sekarang ini “murah”nya udah tidak ketulungan.
· Apakah kamu tahu, kalau ayah mereka pernah berkelahi dengan petugas Tramtib hanya karena ingin mempertahankan gerobaknya ?
Mungkin bila kita melihat anak jalanan yang selalu ada dibenak kita adalah tubuhnya yang kotor menandakan betapa bersahabatnya dia dengan debu jalanan kota yang tiada dua. Memang semua itu benar tapi ada satu hal yang lebih berharga dibalik semua itu. Anak jalanan mempunyai suatu keistimewaan yang tidak kita miliki. Apa keistimewaannya ? tiap hari mereka mampu melawan kekejaman kehidupan hanya untuk satu tujuan yaitu mencari uang untuk hidup satu hari, walaupun yang di dapat sedikit namun mereka tetap bersyukur dan tak mengenal kata “putus asa” untuk kembali berjuang pada hari-hari selanjutnya. Namun bagaimana dengan kita ? kita tidak tiap hari merasakan kekejaman dunia, hanya pada waktu tertentu saja namun lebih parahnya kita selalu gampang berputus asa bila mengalami kegagalan dan yang lebih parahnya lagi kita tidak pernah mensyukuri apa yang kita punya saat ini.
Kadang aku berfikir, aku bisa hidup enak seperti sekarang, aku bisa tertawa tanpa penderitaan sedangkan mereka anak jalanan. Rasanya sedih melihat anak jalanan memegang gitar kecil, tanpa beralaskan kaki serta keringat yang membasahi tubuhnya. Mungkin bagiku nyanyiannya bukanlah sebuah lagu, namun lebih sebagai rintihan seorang anak jalanan yang tabah menghadapi keadaannya. Aku tidak menyalahkan mereka, aku tidak menyalahkan Pemerintah, dan tidak pula keluarga mereka atas apa yang membuat mereka seperti itu. Oh…apa yang bisa aku lakukan ? dalam hatiku aku tetap berdoa atas keselamatannya hingga semoga masa depannya dapat lebih baik dari sekarang yang mereka jalani.
“Sudah seharusnya kita bersyukur bisa hidup lebih baik, lebih nyaman dari mereka. Janganlah sombong dengan harta yang kita punya, kita juga harus membantu mereka yang sedang kesusahan”.
Terima kasih anak jalanan, kalian telah mengajariku sebuah nilai kebaikan.

Sabtu, 14 Januari 2012

Wajah lain Sang Waktu (Tia Setiani)

Bila ingin tahu harga satu tahun,

Bertanyalah pada siswa yang tidak naik kelas.

Bila ingin tahu harga satu bulan,

Bertanyalah pada Ibu yang bayinya lahir prematur.

Bila ingin tahu harga satu hari,

Bertanyalah pada pasien yang dinyatakn menderita tumor ganas.

Bila ingin tahu harga satu menit,

Bertanyalah pada seseorang yang ketinggalan kereta.

Bila ingin tahu harga satu detik,

Bertanyalah pada seseorang yang selamat dari kecelakaan.

Tik tok tik tok, sebelum bom akan meledak ! Pusat perbelanjaan para pengunjung tersebut mendadak ramai oleh suara kepanikan para pengunjung disertai tangisan anak kecil. Aparat keamanan langsung mengamankan para pengunjung keluar dari pusat perbelanjaan. Penjinak bom terlatih di datangkan untuk mengatasi bom yang siap meledak. Penghitung waktu mundur yang terpasang di badan langsung menunjukan angka 02.16. Para penjinak bom langsung bekerja, dengan penuh konsentrasi memototng satu persatu kabel. Penghitung waktu mundur berjalan mendekati angka 00.32. peluh sebesar biji jagung mulai menghiasi wajah para penjinak bom, tinggal dua kabel berwarna merah cerah dan biru tua. Para penjinak bom harus secepatnya memotong salah satu kabel, tetapi mereka diliputi kebimbangan, kabel yang mana ? salah satu dari mereka akhirnya memotong kabel berwarna merah dengan resiko terbunuh pada detik terakhir. Tepat pada waktu penghitung mundur menunjukkan angka 00.01. Sedetik kemudian mereka terdiam sebelum akhirnya bersorak karena telah berhasil menyelamatkan banyak nyawa termasuk diri mereka sendiri.

Waktumu, waktuku.

Sebagian besar dari kita pernah menemukan adegan diatas, entah membaca atau menonton film, disaat seperti itu, kita akan menyadari betapa pentingnya sesosok makhluk bernama waktu. Kegiatan apapun tidak terlempar dari sang waktu. Kita seolah-olah terikat erat dengannya. Ia yang membuat kita ada, ia pula yang akan perlahan-lahan mengambil usia kita. Waktu disadari atau tidak selalu mengambil bagian dalam setiap aktivitas kita.

Kadang terlintas di pikiran “andai waktu dapat diulang” setelah melakukan kesalahan, berharap ia kembali agar kita dapat memperbaikinya. Atau kita berharap “andai waktu berhenti saja” saat sedang melewati masa bahagia. Waktu membawa kita ke suasana yang beragam. Seolah-olah ia menggamit tangan kita dan mengajak berjalan-jalan. Ia membuat perubahan besar dalam diam, mengubah bola besar yang panas menjadi tempat yang bisa dihuni dengan nyaman oleh manusia.

Suatu waktu saya melihat bayi merah yang baru dilahirkan, saya bertanya-tanya berapa lama waktu yang diperlukannya hingga dapat menghidupi dirinya sendiri dan menghidupi dirinya sendiri ? 20 tahun, 30 tahun atau lebih ? tapi saat kembali melihat pipinya yang montok kemerahan, saya jadi tidak tega membayangkan dia akan mengalami kehidupan didunia yang tidak mudah, namun waktu memberi kesempatan berkali-kali pada kita untuk belajar menjadi dewasa dan mengenal dunia. Waktu yang memperkenalkan kita pada rasa penyesalan. Dengan uniknya, waktu hanya meletakkan rasa menyesal dibagian akhir. Tapi dengan menyesal, mekanisme otak kita akan mengingat rasa tidak nyaman tersebut agar tidak terulang.

Bagi manusia yang telah kehilangan semua harapan hidupnya. Waktu seolah pembunuh berdarah dingin, mereka membencinya karena mereka pikir waktulah yang mengambil semua hal berharga dalam hidup mereka. Hingga kadang-kadang mereka melawan waktu dengan cara meninggalkan waktu itu sendiri. Bunuh diri, hal yang sering dilakukan untuk meninggalkan semua penderitaan, karena dengan kematian waktu merasa berhenti.

Bersahabat dengan waktu

Menghargai waktu dengan jalan menggunakan kesempatan yang diberikan sebaik-baiknya adalah cara agar kita dan dia dapat berjalan seirama. Bosan yang sering hadir disaat-saat tertentu kadang cukup menyebalkan. Bosan dengan segala aktivitas yang monoton dan hidup yang datar sebenarnya termasuk mekanisme waktu agar kita merasakan ketidaknyamanan hingga rasa lain bermakna. Kenapa bosan dengan hari ini bila kita bahkan tidak bisa menjamin waktu yang akan kita miliki besok ? biarlah ia dengan caranya membawa kita kesedihan, kebahagiaan, cinta, marah dan benci. Karena Allah SWT, menciptakannnya bukan untuk menyengsarakan melainkan agar kita dapat terus belajar, terus berusaha menggunakan dia sebaik-baiknya mencari celahnya diantara hal yang paling jauh adalah kemarin, yang paling dekat adalah kematian, yang paling rahasia adalah besok, waktu yang menggenggamnnya.

“Demi masa, sesungguhnya manusia benar benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasehat menasehati supaya menaati kebenaran dan nasehat menasihati supaya menaati kesabaran” (Q.S Al-Ashr:103/1-3)

Resensi ...Me & my Prince Charming...

Prince Cherry

Judul : Me and My Prince Charming

Penulis : Okke Rizka Septana

Penerbit : Puspa Swara, Anggota Ikapi

Tahun terbit : 2005

Tebal buku : 234 halaman

Panjang buku : 20 cm

Jenis buku : Fiksi

Cetakan : I-Jakarta, 2005

Pengarang buku best seller ini bernama Okke Rizka Septana, lahir di Palembang, 14 September 1986. novel ini dibuatnya pada saat ia masih duduk dibangku SMA di Cirebon. Novel yang berjudul Me and My Prince Charming ini adalah novel pertamanya yang diterbitkan oleh Puspa Swara setelah ia dinobatkan sebagai pemenang lomba novel terbaik. Dan sekarang ia sedang kuliah di UGM jurusan Komunikasi angkatan 2004.

Novel ini menceritakan tentang kehidupan seorang tokoh yang bernama Cherry Danisha. Dia adalah seorang murid di SMU 1 dan mempunyai seorang pacar super imut dan cool yang bernama Andromeda Arastya atau sering disebut Andros. Andros adalah The Most Wanted Male on SMU 1. Pertama kalinya mereka bertemu di rumah Cherry. Pada saat itu Andros datang ke rumah Cherry untuk bermain PS2 dengan Adit. Adit adalah kakak tiri Cherry. Ayahnya Cherry menikah lagi saat ibunya Cherry meninggal dunia. Saat itulah Andros meminta Cherry untuk menjadi pacarnya, dan Cherry setuju karena dia juga menyukai Andros.

Selama mereka berpacaran, Andros tidak pernah sekalipun menunjukkan sikap seperti layaknya orang yang berpacaran. Dia lebih terkesan tidak peduli dengan pacarnya Cherry. Padahal Cherry sudah memberanikan dirinya untuk mengajak Andros bicara berdua saja. Tapi Andros lebih memilih bermain PS2 bersama Adit. Bahkan juga Cherry memberanikan diri mengajak Andros untuk menonton film di bioskop. Tapi ternyata sesampainya di bioskop Andros malah tertidur pulas. Hal itu tentu saja membuat Cherry marah dan tidak percaya diri lagi untuk menjadi pacar Andros.

Di sela sela hubungan mereka tiba tiba ada seorang gadis yang bernama Namie dan ternyata dulu gadis itu pernah pacaran dengan Andros sebelumnya, dan sekarang sudah menjadi mantan Andros yang kembali dari New York ke Indonesia khusus untuk menemui Andros. Tanpa ada yang tau ternyata Namie merencankan sesuatu yang buruk untuk menghancurkan hubungan Andros dan Cherry. Cara itu berhasil membuat Andros kembali lagi padanya, dan Cherry merasa dicampakan. Cherry pun merasa kalau dirinya tidak ada gunanya untuk Andros, akhirnya Cherry memutuskan untuk membiarkan Andros dan Namie pacaran. Cherry merasa terpukul dengan kedatangan Namie, tapi untung saja ada Alfa guru seni Cherry yang bisa menghiburnya selain Maya teman dekatnya waktu SD. Saat itu Cherry mendapat undangan untuk mengikuti pameran lukisan di luar negeri, dan dia berencana untuk pergi agar tidak bertemu dengan Andros lagi dan dia bisa melupakan Andros.

Dan dia beruntung pada akhirnya kelicikan Namie diketahui oleh Andros. Dan Andros memberitahu Cherry tentang semua masalah Namie, akhirnya Cherry membatalkan kepergiannya selama sebulan ke luar negeri karena Andros ternyata masih mencintainya dan tidak berpaling dengan Namie. Sementara Namie kembali ke New York karena gagal memisahkan Cherry dan Andros. Andros pun mengakui seluruh perasaannya bahwa selama ini dia selalu menyayangi Cherry. Dia juga menjelaskan bahwa selama ini dia seolah tidak perduli kepada Cherry karena dia tidak tahu bagaimana caranya memperlakukan seorang perempuan.

Akhirnya Cherry dan Andros kembali berpacaran lagi. Dan Andros mempunyai syarat kepada Cherry, bahwa Cherry harus bisa menerima keadaan Andros yang kurang terlalu bisa dalam menghadapi seorang perempuan, dan harus menerima Andros apa adanya.

Sudut pandang yang digunakan oleh pengarang ini menggunakan sudut pandang orang pertama sehingga tidak terlalu sulit untuk dimengerti yang membuat pembacanya lebih bisa memasuki dunia cerita si tokoh utama.

Pembaca juga bisa merasakan perasaan yang sedang di derita oleh si tokoh utama saat sedang sedih, gembira, marah ataupun saat kesal dan sebagainya. Namun sayangnya pada sampul depan tokoh yang bernama Andros kurang sesuai dengan apa yang dideskripsikan oleh novel tersebut. Tema yang diungkapkan dalam novel ini adalah tema tentang percintaan. Percintaan antara dua remaja yang penuh liku dan masalah. Tapi pada akhirnya berujung bahagia. Tema ini sangat menarik bagi para remaja saat ini karena merupakan hal yang umum dan sering terjadi di lingkungan sekitar mereka. Meskipun tema ini sudah sering dibahas namun para remaja tidak akan pernah bosan dengan tema ini, mereka dapat memahami isi cerita novel ini dengan mudah karena karakter tokohnya tidak terlalu sulit untuk dikenali.

Sisi positif dari novel ini saat melihat kepedulian Adit terhadap adik tirinya Cherry, meskipun hanya seorang saudara tiri, Adit sangat menyayangi Cherry sebagai adik kandungnya sendiri, dan tidak pernah menganggap Cherry adalah adik tirinya. Walaupun hubungan mereka tidak sedarah tapi mereka tetap akur dan damai. Ibu tiri Cherry juga menyayangi Cherry seperti anaknya sendiri dan tidak membedakan kasih sayang dengan anak kandungnya Adit. Begitu juga dengan ayahnya Cherry yang juga menyayangi Adit seperti anaknya sendiri.

Hal menarik dari novel ini yaitu bisa menarik para pembacanya. Dari setiap bagian cerita ke bagian cerita lain yang bisa membuat penasaran para pembaca dan pembaca ingin cepat menyelesaikan novel ini dan mengetahui akhir ceritanya.

Menurut saya novel ini patut untuk dibaca atau dimiliki karena isi cerita dari novel ini sempurna, jalan ceritanya tidak rumit dan akhir cerita novel ini selesai sehingga tidak perlu menebak nebak lagi.

Hanya Sebatas Tulisanku

Teruntuk sahabatku

Dear..
baru saja aku menemukan hal baru dalam kehidupan, sungguh tak kusangka betapa hebat makna dari mencintai itu ternyata..

Salah selama ini hanya memandang sebelah mata makna dari mencintai, aku baru saja mendapat gebrakan baru dalam hidupku..

Sahabatku mencintai kaka kelas kami waktu di SMA dulu, aku kaget ternyata sekarang dia udah punya kekasih bernama Delia dan foto berdua dengan kekasihnya itu di facebook..

Segeera aku menulis sms kepada sahabatku..
“ukht, masih suka sama kaka S (nama disamarkan)ka h ?”

Diapun menjawab “iyaa, kenapa ukht tanya kyk gtuu..”
“apa kamu tau apa yang sedang terjadi di facebook sekarang ini” kataku


“aku tau ukht, aku selalu setia melihat facebooknya setiap saat, apakah dia selalu tersenyum, jadi aku tau pergerakan apa saja yang dia lakukan selama ini” jawabnya


“subhanaalah, ada orang yang mencintai dengan tulus, dengan ketulusan hati darinya yang paling dalam” gejolak dalam hatiku


dia bertanya lagi kepadaku “ apakah kau ingin menanyakan tentang foto profil yang di facebooknya ukht ?, tenang saja kau jangan khawatir, aku sudah mengetahui foto itu sejaklama sebelum kau mengetahuinya, selama ini… selama kukenal dengannya walaupun sekarang dia jauh, aku tak pernah melihat senyuman yang sebahagia itu, se happy itu, selepas itu, itu senyuman yang paling langka dalam dirinya yang jarang sekali orang melihatnya, termasuk aku ukht,mungkin dia sudah mengetahui, menemukan kebahagian yang selama ini dicarinya, dengarkan aku ukht ‘walaupun aku sakit melihatnya tapi percayalah bahwa itu sudah menjadi resiko dari mencintai, suatu saat nanti bila ada sesorang yang masuk dalm hatiku, semoga saja seseorang itu bisa menggeser posisinya dihatiku, doakanlah…
seiring dengan berjalannya waktuu…semuanya sudah ditakdirkan, sudah menjadi jalan yang maha kuasa’”


aku berkata padanya “ sungguh aku kagum dengan caramu mencintainya, dengan ketulusanmu mencintai, tak pernah menyerah walau sekalipun dia telah menyakitimu, kau memang hebat ukht mencintai dengan tulus, belum tentu orang lain bisa mencintai orang lain setulusmu, bahagia melihatnya bahagia bersama orang lain, ikut tersenyum jika ia tersenyumwalaupun itu bukan denganmu melainkan dengan orang lain, walau tetap pada kenyataannya sakit melihatnya dengan orang lain”.

disini aku hanya ikut mendoakanmu,…semoga kau mendapat yang lebih dari itu, yang terbaik dari itu temankuu, aminn…

Selasa, 10 Januari 2012

A little thing called love(first love)

Film ini adalah sebuah film dari Thailand yang edar dari tahun 2010.

Diutradarai oleh Putthiphong Promsakha.

Film ini menceritakan tentang seorang anak perempuan bernama “NAM” sebagai tokoh utama.

Nam disini memiliki karakter yang sangat unik, dia adalah seorang anak yang lugu, berkulit hitam, jelek, kuper, dan tidak pandai dalam berbusana dan merias diri.

Nam disini diperankan oleh “Pimchanok Luevisetpaibool”

Kemudian, Nam menyukai kakak kelasnya yaitu “SHONE” yang diperankan oleh “Mario Maurer” .

Nam sangat tergila- gila dengan kakak kelasnya. Namun ia sadar, ia tidak cukup cantik untuk dilirik oleh Shone. Sehingga Nam mulai merubah penampilan, mempercantik diri, dan melakukan hal yang bisa membuatnya dilirik oleh kak Shone. Usahanya tersebut tidaklah mudah. Banyak yang harus ia perjuangkan dan lakukan.

Namun akhirnya ia pun berhasil menjadi seorang anak perempuan yang cantik, pintar dan go internasional.

Film ini bergenre comedy romantis. Banyak sekali tawa yang disuguhkan didalamnya, eits tapi di akhir kisah, anda semua akan terharu hingga menangis.

Ceritanya sangat mengesankan dan berakhir happy ending.